Kamis, 10 Juni 2010

Syair kehidupan

Aku mati sebagai mineral dan menjelma tumbuhan...aku mati sebagai tumbuhan dan terlahir binatang...Aku mati sebagai binatang dan kini manusia...Kenapa aku mesti takut??! MAut tak menyebabkanku berkurang!Namun sekali lagi aku harus mati sebagai manusia, Dan melambung bersama Malaikat ; dan bahkan setelah menjelma Malaikat, Aku harus mati lagi; segalanya kecuali "TUHAN", akan lenyap sama sekali. Apabila telah kukorbankan jiwa Malaikat ini, Aku akan menjelma sesuatu yang tak terpahami. O,... biarlah diriku tak ada!! sebab, ketiadaan menyanyikan nada-nada suci, "Kepada-Nya kita akan kembali"...(sang Penyair)

0 komentar:

Poskan Komentar